hancur karena melihat tuhan
sifat ALLAH yang keenam yaitu wahdaniyah yang berarti satu. ALLAH bersifat satu didalam dzat, sifat dan perbuatan-Nya.
Arti dari ALLAH bersifat satu di dalam Dzat adalah : Tidak ada yang menyerupai Dzat ALLAH. Dzat ALLAH tidak tersusun dari bagian-bagian itu merupakan sifat-sifat baru dan ALLAH bersih dari sifat sifat baru.
Arti ALLAH bersifat satu dalam sifat-Nya adalah: tidak ada seorangpun yang mempunyai sifat, seperti sifat-nya ALLAH. Tidak ada seorangpun yang mempunyai kekuasaan seperti kekuasaannya ALLAH. Begitu seterusnya ALLAH tidak mempunyai 2 sifat yang sama dalam nama dan arti. Seperti dua kekuasaan, 2 kehendak, 2 pengetahuan. tapi ALLAH hanya punya 1 kekuasaan, 1 kehendak, dan 1 pengetahuan.
Arti ALLAH bersifat satu dalam perbuatan adalah : semua perbuatan ALLAH tidak ada satupun yang sama dengan perbuatan Makhluk-Nya, baik itu kehendak sendiri ataupun terpaksa.
Perbuatan makhluk dengan kehendak sendiri adalah: sebuah pekerjaan, bisa dapat pahala karena anugerah-Nya, juga bisa dapat siksa karena keadilan-Nya.
Semua perbuatan itu untuk ALLAH, maka mu'jizat yang ada pada rasul, karomah yang ada pada wali itu semuanya ciptaan ALLAH.
Ketika sifat wahdaniyah itu ada pada diri ALLAH, maka akan sepi dari beberapa kam yang lima:
1. kam munfashil fi dzati
2. kam muttashil fi dzati
3. kam munfashil fi shifati
4. kam muttashil fi shiffati
5. kam munfashil fi af'aali.
1. Kam munfashil fi dzat
yang tidak ada pada diri ALLAH artinya : Wujudnya Dzat yang menyerupai Dzat-Nya ALLAH.
2. Kam muttashil fi dzati.
yang tidak ada pada ALLAH artinya: Dzat-Nya ALLAH tersusun dari beberapa unsur seperti dzat kita tersusun dari daging, tulang dan darah.
3. Kam munfashil fi shifati
yang tidak ada pada ALLAH artinya : menemukan salah satu dari sifat-sifat-Nya ALLAH.
4. Kam muttashil fi shifati
yang tidak ada pada ALLAH artinya : ALLAH punya sifat yang bersamaan dalam nama dan artinya.
kekuasaan ALLAH bisa ditemukan pada hal hal kecil untuk menjadi besar.
Kehendak ALLAH ada pada perkara sedikit untuk dijadikan banyak.
5. Kam munfashil fi af'al
yang tidak ada pada ALLAH artinya : Para makhluk melakukan pekerjaan.
Semua pekerjaan atau perbuatan diciptakan oleh ALLAH, ALLAH menciptakan kepadamu dan perkara yang tidak kamu ketahui.
Sebagian Ulama' berkata : .....tidak bisa ditemukan dalam hal perbuatan.
Maksudnya ALLAH mempunyai teman yang menolong perbuatanya. ketahuilah bahwa kam dalam bilangan, sedang perkara yang tidak ada bisa menghasilkan kam seperti ALLAH berteman.
Perkara yang tidak ada bukan termasuk suatu bilangan karena perkara yang tadi menetapkan tidak adanya Dzat ALLAH.
Meniadakan kam munfashil fidzat adalah meniadakan teman bagi ALLAH. Dasarnya ALLAH bersifat wahdaniyah adalah adanya alam semesta. Andai ALLAH mempunyai teman niscaya alam ini akan rusak.
"ANDAI BUMI DAN LANGIT ada Tuhan selain ALLAH maka akan terjadi kerusakan."
Makasudnya rusak di sini adalah keluar dari bentuk aslinya. Ketika ALLAH bersifat wahdaniyah maka ALLAH mustahil bersifat bilangan.
sekian pada kesempatan ini saya akhiri. mungkin ketika ada saran dan kritik mohon tulis dikolom komentar. terima kasih. shalom, namo budhayo, wassalamualaikum, namaste.

Komentar
Posting Komentar