(Menurut pandangan
islam)
Sifat yang
kedelapan yaitu irodah yang berarti kehendak. sifat bagi ALLAH yang ada sejak
azali seperti qodroh. Andai mata hati kita dibuka maka akan melihat (kehendak
ALLAH). Sifat itu menempati dzatnya ALLAH yang berhubungan dengan perkara wajib
dan mustahil.
Juga mendatangkan
(mengkhususkan perkara mungkin) terhadap sebagian perkara yang boleh.
Kejelasannya
makhluk sebelum diciptakan akan menetapi selain sifat seperti warna putih boleh
ada warna hitam, merah dan biru. Perkara panjang bisa menjadi pendek, langit
boleh ada di bawah, dan bumi boleh diatas. Ketahuilah baha kehendak ALLAH itu
mendahului sifat kekuasaannya karena kehendak ALLAH itu berhubuungan dengan
sesuatu, yang khusus pada sebagian sifat yang boleh atas perkara tersebut.
Manusia sebelum
diciptakan boleh putih dan hitam, pendek dan panjang, bertempat pada arah timur
dan barat, bertempat pada atas dan bawah.
Semuanya membekas
terhadap irodah (kehendak), lalu membekas terhadap qodroh (kekuasaan) .
Perkara yang
mungkin berhubungan dengan qodroh dan itu ada 6, yaitu.
1. Ada dan tidak ada.
2. Panjang dan pendek.
3. Masa.
4. Tempat.
5. Beberapa arah dan
6. Perkiraan.
Yang disebut
dengan nama mumkinah mutaqobalah (perkara mungkin yanng berlawanan).
Kata orang
adil : Perkara mnggkin yang berlawanan adalah ada dan tidak ada beberapa sifat,
masa, tempat, arah, dan perkiraan.
Sesungguhnya
kehendak ALLAH itu berhubugan sulukhi
qodimi yanng khusus dengan perkara yanng mungkin sejak azali dengan segala
perkara yang boleh atas perkara yanng mungkin.
Ketahuilah bahwa
menyandarkan sifat khusus pada irodah itu boleh karena mahsus (orang yang
mengkhususkan) yang sejati adalah ALLAH.
Sifat irodah
merupakan sebab saja. Orang yang yakin mengkhususkan terhadap irodah dan zat
adalah termasuk kafir.
Sesungguhnya
irodah iu tidak menetapi suatu perkara,, berbeda denngan golongan mu’tazilah
yang berpendapaat bahwa ALLAAH mengharapkan kebaikan dan keburukan. tapi ALLAH
hanya perintah yangg baik saja. Dasar ALLAH bersifat irodah adalah adanya alam.
Andaikan ALLAH
tidak berkehendak maka ALLAH akan terpaksa. Andai ALLAH terpaksa maka ALLAH
lemah, andai ALLAH lemah maka ALLAH tidak kuasa maka tidak ada alam semesta.
Tidak wujudnnya
alam semesta merupakan sifat batal.
Ketika ALLAH
bersifat maka mustahil ALLAH bersifat kuruh.
Sekian pada
kesempatan ini saya akhiri. mungkin ketika ada saran dan kritik mohon tulis
dikolom komentar. terima kasih. shalom, namo budhayo, wassalamualaikum,
namaste.

Komentar
Posting Komentar